Posted on

Lindungi Data Penting Dari Tangan-tangan Nakal

Seiring dengan perkembangan teknologi, membuat banyaknya peredaran data yang mengalami kehilangan akan keprivasiannya. Dulu informasi pribadi itu terbatas dalam bentuk arsip fisik dan sekarang bisa dengan mudah diperoleh dari layanan data berpemilik, atau mungkin saja tersedia secara bebas, seperti di media sosial, blog, dan lain sebagainya.

Lantas bagaimana, apakah hilangnya privasi ini baik atau buruk? Pelanggaran data tidak selalu mengarah pada pencurian identitas, namun apabila terbukti suatu pelanggaran maka harus ada pelaporan, hal ini merupakan langkah seperti yang sudah tercantum dalam setiap undang-undang negara yang mewajibkan pemberitahuan konsumen ketika terjadi pada pelanggaran data. Namun, di era bangkitnya informasi oleh masyarakat seperti sekarang ini telah menghasilkan pelanggaran privasi secara progresif, yang terkadang tetap tidak diperhatikan. Secara umum, orang jahat (yang bisa disebut sebagai peretas) berupaya melakukan pelanggaran privasi dan mengumpulkan informasi pribadi tentang individu untuk melakukan tindakan penipuan. Ketika orang menjelajahi web, melakukan pembelian atau melakukan transaksi perbankan secara online, berkomunikasi melalui email atau pesan instan, atau bahkan mengunjungi situs game di internet, mereka secara teratur terpapar pada risiko besar termasuk pelanggaran privasi mereka.

Menurut OCDE yang merupakan organisasi kerja sama dan pembangunan ekonomi, pencurian identitas terjadi ketika suatu pihak memperoleh, mentransfer, memiliki, atau menggunakan informasi pribadi seseorang atau hukum dengan cara yang tidak sah, dengan maksud untuk melakukan penipuan atau kejahatan lainnya. Seseorang harus memahami bahwa pencurian identitas tidak hanya mempengaruhi banyak orang yang menggunakan kartu kredit atau kartu debit mereka, tetapi juga termasuk yang menggunakan atas nama mereka, asuransi sosial / nomor keamanan, kata sandi online, dan bahkan alamat mereka.

Tiga tahap utama pencurian identitas dapat dilakukan sebagaimana berikut. Awalnya, perolehan informasi pribadi milik seseorang, yang mungkin berasal dari pencurian suatu transaksi barang, data atau database yang dapat dengan mudah dibuka oleh individu dengan keahlian dan peralatan khusus. Pada langkah kedua, informasi yang dicuri akan dijual di pasar ilegal secara online dimana hukum penawaran dan permintaan akan membantu menentukan nilai sebenarnya (untuk peretas), atau dimodifikasi untuk membuat identitas sintetis. Langkah ketiga dan terakhir termasuk penipuan itu sendiri, mengingat bahwa kepemilikan informasi pribadi milik pihak ketiga, oleh banyak yurisdiksi, dianggap sebagai pelanggaran hukum

Sebagian besar penipuan identitas dimulai secara offline, sengaja atau tidak, dengan teknik yang berbeda. Kehilangan atau pencurian barang-barang seperti dompet atau laptop merupakan sebagian dari pelanggaran informasi pribadi. Apalagi para peretas tidak segan-segan menggunakan metode dumpster diving. Metode ini terdiri dari memilah-milah sampah, mencari data pribadi seperti laporan bank atau nomor telepon, bahkan mencuri langsung surat korban untuk mendapatkan informasi dari kotak surat.

Namun disisi lain dapat dilakukan secara online. Komputer, internet, dan semua layanan (email, online bank) merupakan metode baru dan lebih canggih untuk melakukan pencurian data pribadi. Tekniknya bervariasi, mereka bisa mengeksploitasi kerentanan akses misalnya, modifikasi ATM (skimming), menginstal keyloggers perangkat keras antara keyboard dan komputer di mesin publik (kafe cyber), spamming dan phishing merupakan cara lain berbentuk kiriman email yang tidak terduga yang dikirim oleh peretas dengan berpura-pura menjadi lembaga yang sah, malware pada software dari sumber yang tidak sah, dan masih banyak beragam teknik lainnya. Adapun beberapa cara untuk meminimalisir atau bahkan menghindari terjadinya pelanggaran privasi dan pencurian identitas dapat dengan mempertimbangkan beberapa langkah penanggulangan.

Pertama, seseorang harus memperhatikan riwayat dari beragam aktivitas yang telah dilakukannya, hal ini menjadi sebuah tindakan pencegahan seperti memeriksa akun bank secara teratur untuk mengetahui aktivitas transaksi yang tidak biasa.

Kedua, seseorang harus mampu memahami terkait dengan perilaku menggunakan komputer dan jaringan. Misalnya, dengan memasang antivirus, selalu waspada terhadap phising dengan tidak membuka lampiran tanpa memeriksa integritas dari sumber lampiran tersebut. Bahaya potensial lainnya juga dapat terjadi ke titik akses jaringan, pengguna harus berhati-hati  untuk mengamankan jaringan wifi dengan kunci WPA yang kuat. Dalam pelayanan sosial media pengguna juga harus selalu waspada dalam menggunakan aplikasi pihak ketiga. Misalnya, Facebook menyediakan API untuk membuat program yang berinteraksi dengan data pengguna selain halnya itu pengguna juga harus menyesuaikan pengaturan privasi untuk melindungi informasi yang dimilikinya. Beberapa teknik juga perlu digunakan saat berselancar di dunia internet termasuk mengendalikan cookie, penjelajahan secara anonim, mengubah kata sandi secara teratur, meminimalkan interval penyimpanan data komputer, melindungi alamat jaringanya.

Terakhir, pengguna harus secara teratur memantau reputasinya dengan memastikan bahwa seorang peretas tidak menggunakan identitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan memvalidasi menggunakan beberapa mesin pencari seperti google, yahoo, bing dan sebagainya terkait dengan informasi atas dirinya.

Teknologi informasi mampu memfasilitasi dalam melakukan komunikasi dan memperoleh informasi. Namun disisi lain memungkinkan orang jahat untuk singgah dalam kehidupan kita tanpa sepengetahuan mulai dari risiko serangan dan khususnya terkait dengan pencurian identitas yang kian hari semakin meningkat. Seseorang harus sadar bahwa ketika mesin pencari, layanan online secara gratis, perusahaan akan memanfaatkan data pengguna. Hal ini merupakan sumber daya yang sangat berharga bagi peretas dan berpotensi untuk diserang. Sebagai kesimpulan, seseorang yang memiliki profil elektronik dihadapkan dengan berbagai ancaman privasi, termasuk pencurian identitas, tetapi seringkali tidak menyadari. kebanyakan orang melihat komputer sebagai alat yang tidak berbahaya dan menggunakannya seperti biasa.

Karena itu, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap problematika seperti ini. Memang, perlu pengetahuan mendalam terhadap penggunaan teknologi di mana pencurian identitas terjadi. Namun dengan melakukan langkah seperti ini merupakan salah satu implementasi strategi untuk pencegahan dan pengendalian sesuai dengan sifat risiko yang ada. Salah satu strategi pencegahan peretasan ini adalah dengan menggunakannya sistem teknologi blockchain. Blockchain adalah teknologi sistem data desentral, sehingga data tidak akan mudah diretas karena banyaknya backingan data dari berbagai user. PIE adalah salah satu aplikasi security identitas diri berbasis blockchain yang memiliki sifat trustability, Securability, dan traceability. Untuk lebih lengkap nya mengenai PIE klik link berikut https://wp.n-tco.com/gpo2/

Posted on

Lulus Dengan Kejujuran!

“Kumpul semuanyaa, yang rapi, liat temennya disamping, sudah lurus belum?” teriak seniorku saat kita disuruh berbaris di depan gedung serbaguna kampus yang di depannya dipenuhi senior-senior dengan berbagai jaket organisasinya. Ini adalah tahun pertama perkuliahan, sebelumnya kita wajib mengikuti kegiatan ospek yang dilaksanakan himpunan kampus. Kita semua dikumpulkan dengan menggunakan peralatan ospek yang sudah disiapkan sehari sebelumnya, bagi laki-laki akan menggunakan name-tag berwarna biru dengan nama jenis burung diikuti nama asli kita, dan bagi wanita menggunakan name-tag merah muda. Mengikuti kegiatan ospek ini cukup melelahkan, kegiatan yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut dari pagi hingga senja cukup menyita energi, namun dari kegiatan ospek ini aku jadi mendapatkan teman akrab ku, Roby dan Irfan. Berteman sejak menjadi teman sekelompok ospek hingga teman sekelas. 

Selain teman baru yang aku temui di kampus, Roby dan Irfan adalah yang paling sering menghabiskan waktu bersamaku. Kita memiliki kesamaan hobi dan selera musik yang membuat kita semakin cocok bersama. Namun Roby memang cukup pemalas untuk mengikuti kegiatan perkuliahan, ia sering bolos kelas dan nongkrong di kantin, kadang juga mengajakkan aku dan Irfan namun kita tidak bisa selalu bolos sepertinya, tidak tau apa tujuan hidupnya namun sudah pasti berbeda dengan cita-citaku dan Irfan. Roby tidak pernah mempermasalahkan ketidak inginan kita untuk bolos, ia paham dengan ambisi kita kedepannya.

Musim ujian sudah tiba, semua orang sibuk mencari kisi-kisi dan catatan materi perkuliahan yang akan mereka pelajari siang-malam sebelum masuk waktunya ujian. Begitu pula dengan aku dan Irfan yang saling berbagi materi pelajaran atau ikut belajar dengan sianak-anak pintar yang selalu duduk di deretan utama kelas, yang menjadi mahasiswa favorite para dosen, biasanya mereka memiliki catatan super lengkap dengan warna-warna yang terang, yang memudahkan mereka membacanya. Roby sepertinya tidak tertarik sama sekali dengan belajar untuk persiapan ujian, ia hanya duduk di depan komputernya mengharapkan kumpulan kisi-kisi yang akan disebarkan di group kelas. Roby memang ingin pindah jurusan, menurutnya terlalu sulit jurusan teknik elektro ini baginya yang tidak tertarik di bidang ini, ia hanya bertahan karena tidak ingin mengecewakan orang tuanya. 

Masa ujian berlalu, seperti biasa soal-soal yang sulit memang sudah menjadi santapan kita setiap kali ujian datang, namun tidak terlalu sulit bagi mereka yang sudah belajar sebelumnya. Wajah Roby selalu saja sama setiap kali ujian, terlihat rileks tanpa beban. Menyenangkan sepertinya menjadi dirinya yang tidak memiliki beban. Menikmati hari-hari libur setelah ujian kami gunakan dengan bermain ke pantai, kita mengunjungi bali bersama-sama dengan beberapa teman lainnya, asik rasanya menghilangkan stress ujian dengan berselancar di pantai. Kita menghabiskan waktu di Bali selama 3 hari 2 malam, Setiap malamnya kita nikmati dengan sesi bakar-bakar diikuti petikan gitar dan suara-suara serak para lelaki yang baru saja melalui beratnya ujian. Disela-sela itu kita saling bertukar bicara mengenai masa depan, apa yang akan kita lakukan setelah lulus nantinya, bagaimana dengan tujuan perusahaan yang kita inginkan. Mendengar impian-impian mereka sungguh sangat terbuka pikiran untuk belajar lebih rajin agar tidak sia-sia masa perkuliahan ini. Akhir liburan kita habiskan dengan bermain volley pantai dan kulineran di Bali. 

Kembalinya ke masa perkuliahan memang tidak menyenangkan, banyak kegiatan yang sudah menunggu kita, aktif berorganisasi membuat aku harus masuk lebih dulu untuk mengikuti kegiatan pembahasan proker organisasi yang akan dilaksanakan di semester selanjutnya.

Hari demi hari dilalui di masa perkuliahan, urutan kegiatan yang begitu-begitu saja membosankan hingga pada akhir masa perkuliahan itu menjadi hal yang ingin kita lalui secara perlahan untuk menikmati momennya. Hingga pada akhirnya kita telah melewati masa-masa sulit perkuliahan seperti Skripsi dan praktikum yang melelahkan, meskipun tidak semua dari kita yang lulus secara bersamaan, tetapi kenyataan kita tetap menyelesaikan masa perkuliahan sungguh menyenangkan. 

Tidak lama dari masa itu kehidupan berubah setelah menemui masa sulit mencari pekerjaan, yang harus melewati step-step sulit untuk lulus. Sembari menunggu panggilan kerja aku kaget mendapati Roby yang sudah memiliki pekerjaan, ternyata benar tidak baik kita menjudge seseorang dari masa studinya, namun yang mengejutkan Roby yang jujur menyatakan ia menggunakan manipulasi sertifikat untuk menutupi nilai-nilainya yang hancur semasa perkuliahan, adil tak adil mendengar pernyataan Roby, melihat beberapa perusahaan yang sudah menggunakan sistem blockchain untuk mencatat track record pendidikan seseorang dengan beberapa perusahaan, apakah perusahaan Roby yang masih belum menggunakan sistem blockchain ini, padahal kampus kita sudah menerapkan memudahkan perusahaan dalam menghindari manipulasi nilai diluar tanggung jawab perusahaan. 

PIE hadir sebagai sistem tracking record pendidikan mahasiswa dengan berbasis teknologi blockchain yang memiliki transparansi dan realtime yang mustahil bagi Roby melakukannya, jika saja perusahaannya ikut paham dengan sistem blockchain ini. Untuk informasi selanjutnya tentang pendidikan sistem blockchain klik link berikut untuk selengkapnya www.pie.co.id

Posted on

Tertipu Berkali-Kali karena e-Wallet

Artikel ini merupakan bagian dari program #MelekUang: E-Wallet, entah apa yang merasuki-Mu ?!
Program ini merupakan kerjasama antara beberapa perusahaan berbasis blockchain untuk meningkatkan kesadaran atas perlindungan data pengguna dan transaksi finansial khususnya uang dan dompet digital (e-wallet).
Tulisan-tulisan dalam program #MelekUang, terinsipirasi dari kejadian-kejadian nyata. Walaupun demikian, beberapa tokoh, karakter, kejadian, lokasi dan dialog adalah fiksi dan disusun dengan dramatis agar lebih menarik. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Ali sangat suka band Indie seperti band Efek Rumah Kaca, The Panturas, OM PMR, The Sigit, Payung Teduh dan band-band Indie lainnya. Pada saat itu dia diberi tahu oleh Anin temannya sebuah flyer yang memberitahukan bahwa akan ada konser di salah satu mall kenamaan di daerah Bintaro dan harga tiketnya juga cukup terjangkau untuk melihat band-band yang ada di konser tersebut. Yang membuat Ali tambah senang lagi ada potongan harga untuk pembelian tiket kedua, ketiga dan seterusnya jika menggunakan pembayaran e-wallet yang bekerja sama dengan pihak konser, hal ini membuat Ali harus mendownload e-wallet tersebut terlebih dahulu, mengisi data berupa foto KTP, Nomer Induk Penduduk, nomor handphone dan mengisi saldonya, jika sudah melakukan itu barulah Ali dapat mendapatkan potongan harga tiket yang diinginkannya.

Ketika Ali sudah melakukan transaksi itu Ali sangat senang, karena semua band yang ia suka ada di dalam konser tersebut. Potongan harga yang berlaku bukan hanya untuk pembelian tiket, tapi ketika di dalam konser banyak both-both makanan dan minuman yang dijual hanya dapat dibeli menggunakan e-wallet yang sama untuk pembelian tiket, hal ini membuktikan eksistensi e-wallet yang bekerjasama dengan pihak pengadaan konser sedang melakukan promo besar-besaran. Namun, bagi Ali ini adalah hal yang bagus karena dengan begitu dia dapat menghemat beberapa uangnya dalam konser tersebut.

Karena terlena dengan potongan-potongan harga yang ada di e-wallet tersebut Ali jadi sering, menggunakan e-wallet itu disetiap transaksinya. Hingga hari dimana hal malang menimpa Ali  datang, karena dia sering menggunakan e-wallet baru miliknya lantas dia berpikir untuk merubah semua uang tunainya menjadi uang elektronik sehingga dia mengisi ulang saldonya dengan menggunakan semua uangnya. Belum ada 10 menit Ali mengisi saldo tiba-tiba dia mendapatkan notifikasi SMS mengatas namakan e-wallet yang baru saja dia isi saldonya, notifikasi itu mengatakan bahwa Ali menang saldo sebesar Rp5.000.000,- tanpa berpikir panjang dan tergiur dengan notifikasi itu akhirnya Ali mengikuti instruksi dari notifikasi tersebut. Betapa terkejutnya dia ketika mengetahui bukannya bertambah saldo e-wallet miliknya malah berkurang, tidak tanggung tanggung saldo yang tersisa hanya tinggal dua rupiah. 

Ali tidak hanya tinggal diam, dia menghubungicall center e-wallet yang bersangkutan dan menanyakan apakah ada yang salah dengan e-wallet miliknya. Ketika menelfon ali mencoba menjelaskan kronologi yang terjadi namun, call center tidak membenarkan pihak e-wallet mengadakan undian atau apapun yang menyinggung hadiah kepada pelanggan, promo yang berlaku hanya potongan harga tidak ada undian ataupun kuis yang sedang diadakan oleh pihak e-wallet.

Ali hanya bisa meratapi nasib yang terjadi pada dirinya, karena uang yang sudah ditukarkannya kini sudah tidak ada dan hilang begitu saja. Hanya karena mengikuti notifikasi yang datang ke hpnya, namun, bukan hal itu saja yang menimpa Ali hari ini. Tiba-tiba ada yang menghubungi dirinya dan  menanyakan alamat tempat tinggal Ali, Ali pun lagi-lagi kebingungan dan Ali berusaha menanyakan keperluan meminta alamatnya untuk apa, setelah dijelaskan oleh orang yang berada di ujung telefon Ali lagi-lagi dibuat terkejut karena orang yang berada diujung telefon menagih hutang yang mengatasnamakan dirinya dan telah mengirim foto KTP miliknya sebagai jaminan.

Hal seperti ini tidak akan dialami oleh Ali jika pihak e-wallet bekerjasama dengan aplikasi PIE, karena dengan PIE keamanan dan integrasi data pelanggan tidak akan sampai bocor, apalagi sampai disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. 

e-Wallet, entah apakah yang merasuki-Mu ?!

Program ini merupakan kerjasama dari beberapa perusahaan berbasis blockchain di Indonesia untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap keamanan data dan transaksi finansial secara digital khususnya e-wallet.

Beberapa perusahaan yang terlibat adalah:

Temindo (Teknologi Mandiri Indonesia, PT)

TEMINDO adalah perusahaan yang memberikan solusi otomasi bisnis untuk integrasi dan kolaborasi perusahaan-perusahaan dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.temindo.com

PureHeart

PureHeart adalah inisiatif yang berbasis kegiatan sosial yang berkomitmen kepada tujuan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development goals) dengan teknologi blockchain secara menyeluruh (end-to-end) sehingga taraf hidup masyarakat Indoensia semakin meningkat.
Website: https://pureheart.ledgernow.com

SSC (Sustainable Supply Chain)

SSC (Sustainable Supply Chain) adalah solusi blockchain untuk kolaborasi cepat dan aman bagi perusahaan-perusahaan dalam rantai pasok (supply chain) yang bertujuan untuk mengurangi biaya operasional, meningkatkan pelayanan konsumen dan mempercepat pengiriman barang dan jasa ke konsumen.
Website: https://www.ssc.co.id

YONK

YONK adalah sebuah aplikasi pengelolaan keuangan untuk pemilik UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) sehingga mereka mendapakan laporan keuangan yang real time dengan fitur predicition analysis untuk membantu meningkatkan kredibilitas UMKM kepada perusahaan pembiayaan (Financing Companies) menggunakan teknologi blockchain.
Website: https://www.yonk.io

PIE

PIE (Personal Identification Exchange) adalah solusi KYC (Know Your Customer) berbasis blockchain untuk mencegah terjadinya pencucian uang (Anti Money Laundry / AML) dan pembiayaan terorisme (Terrorism Financing)
Website: https://www.pie.co.id

AELL

AELL adalah solusi untuk membantu pengelolaan data rekam medis secara digital dan terintegrasi antar rumah sakit dan klinik sehingga mempercepat proses pelayanan pasien, mempermudah rujukan dan melindungi data pasien dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.aell.co

BIJAK

BIJAK adalah perusahaan berbasis teknologi untuk membantu perusahan-perusahaan dalam mengimplementasi teknologi blockchain yang optimal dan dapat mempercepat proses bisnis yang terintegrasi yang aman dan terpercaya.
Website: https://www.b-jak.com

VIE

VIE adalah aplikasi manajemen bisnis yang memudahkan pengelolaan bisnis secara terintegrasi berdasarkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 (atau terbaru) dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.vie.co.id

Posted on

Niat Menyalurkan Hobi Malah Kena Tipu

Artikel ini merupakan bagian dari program #MelekUang: E-Wallet, entah apa yang merasuki-Mu ?!
Program ini merupakan kerjasama antara beberapa perusahaan berbasis blockchain untuk meningkatkan kesadaran atas perlindungan data pengguna dan transaksi finansial khususnya uang dan dompet digital (e-wallet).
Tulisan-tulisan dalam program #MelekUang, terinsipirasi dari kejadian-kejadian nyata. Walaupun demikian, beberapa tokoh, karakter, kejadian, lokasi dan dialog adalah fiksi dan disusun dengan dramatis agar lebih menarik. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Romi salah satu penggila gambar “manga”, dia sangat senang membaca komik, dulu dia rutin membeli komik di setiap ada festival komik. Sekarang Romi tidak perlu lagi membeli jauh-jauh komik yang ia ingin baca karena saat ini dia dapat membacanya melalui handphonenya, dia cukup membelinya menggunakan salah satu platform e-wallet yang sudah bekerjasama dengan komik online tersebut. Setelah menerima gajinya Romi langsung menyisihkan uangnya untuk mengisi ulang e-wallet miliknya dan membeli beberapa episode baru di komik yang dia baca. Baru saja Romi mengisi ulang saldo e-walletnya lalu tak lama dia mendapatkan notifikasi yang mengatakan bahwa dia memenangkan 5000 koin yang dapat ditukarkannya untuk membaca komik, karena kecintaannya dengan dunia komik dia tak berpikir panjang dan langsung mengikuti instruksi dari notifikasi tersebut. Namun, bukan hadiah koin yang dia dapat malah koin yang baru saja dia isi ulang hilang sampai 0. 

Romi sangat menyayangkan hal ini dapat terjadi, ini membuktikan bahwa data dirinya di akun tersebut tidak aman dan bisa saja kejadian seperti ini terulang kembali. Dia menjadi agak trauma untuk membeli saldo e-wallet kembali.

Hal ini tidak akan terjadi jika saja Romi menggunakan aplikasi PIE karena dalam aplikasi ini data yang ada akan terjamin keamanannya dan tidak mungkin ada pencurian data seperti yang dialami Romi. 

e-Wallet, entah apakah yang merasuki-Mu ?!

Program ini merupakan kerjasama dari beberapa perusahaan berbasis blockchain di Indonesia untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap keamanan data dan transaksi finansial secara digital khususnya e-wallet.

Beberapa perusahaan yang terlibat adalah:

Temindo (Teknologi Mandiri Indonesia, PT)

TEMINDO adalah perusahaan yang memberikan solusi otomasi bisnis untuk integrasi dan kolaborasi perusahaan-perusahaan dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.temindo.com

PureHeart

PureHeart adalah inisiatif yang berbasis kegiatan sosial yang berkomitmen kepada tujuan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development goals) dengan teknologi blockchain secara menyeluruh (end-to-end) sehingga taraf hidup masyarakat Indoensia semakin meningkat.
Website: https://pureheart.ledgernow.com

SSC (Sustainable Supply Chain)

SSC (Sustainable Supply Chain) adalah solusi blockchain untuk kolaborasi cepat dan aman bagi perusahaan-perusahaan dalam rantai pasok (supply chain) yang bertujuan untuk mengurangi biaya operasional, meningkatkan pelayanan konsumen dan mempercepat pengiriman barang dan jasa ke konsumen.
Website: https://www.ssc.co.id

YONK

YONK adalah sebuah aplikasi pengelolaan keuangan untuk pemilik UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) sehingga mereka mendapakan laporan keuangan yang real time dengan fitur predicition analysis untuk membantu meningkatkan kredibilitas UMKM kepada perusahaan pembiayaan (Financing Companies) menggunakan teknologi blockchain.
Website: https://www.yonk.io

PIE

PIE (Personal Identification Exchange) adalah solusi KYC (Know Your Customer) berbasis blockchain untuk mencegah terjadinya pencucian uang (Anti Money Laundry / AML) dan pembiayaan terorisme (Terrorism Financing)
Website: https://www.pie.co.id

AELL

AELL adalah solusi untuk membantu pengelolaan data rekam medis secara digital dan terintegrasi antar rumah sakit dan klinik sehingga mempercepat proses pelayanan pasien, mempermudah rujukan dan melindungi data pasien dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.aell.co

BIJAK

BIJAK adalah perusahaan berbasis teknologi untuk membantu perusahan-perusahaan dalam mengimplementasi teknologi blockchain yang optimal dan dapat mempercepat proses bisnis yang terintegrasi yang aman dan terpercaya.
Website: https://www.b-jak.com

VIE

VIE adalah aplikasi manajemen bisnis yang memudahkan pengelolaan bisnis secara terintegrasi berdasarkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 (atau terbaru) dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.vie.co.id

Posted on

Kecolongan Online

Artikel ini merupakan bagian dari program #MelekUang: E-Wallet, entah apa yang merasuki-Mu ?!
Program ini merupakan kerjasama antara beberapa perusahaan berbasis blockchain untuk meningkatkan kesadaran atas perlindungan data pengguna dan transaksi finansial khususnya uang dan dompet digital (e-wallet).
Tulisan-tulisan dalam program #MelekUang, terinsipirasi dari kejadian-kejadian nyata. Walaupun demikian, beberapa tokoh, karakter, kejadian, lokasi dan dialog adalah fiksi dan disusun dengan dramatis agar lebih menarik. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

“Halo Ibu, selamat anda mendapatkan top-up senilai Rp1.000.000 dari ojek  online, Ibu sudah menerima SMS kodenya kan? Coba tolong disebutkan kode unik yang sudah dikirimkan oleh pihak kami Bu”, begitulah kalimat manis yang dikatakan seseorang diujung ponsel Sarah. Dia mencoba mengecek hpnya dan betul ada SMS dari ojek online beserta kode uniknya, tanpa berpikir panjang sarah menyebutkan kode unik tersebut, setelah menyebutkan kode tersebut saldo e-wallet Sarah bukan bertambah tapi justru berkurang, yang sebelumnya saldo e-wallet miliknya ada sebesar Rp 354.000 kini sudah tinggal Rp 0 ini membuatnya terkejut, Sarah mencoba menelpon call center ojek online tersebut dan menanyakan kebenaran kode unik yang tadi  disebutkan, setelah ia mendengar penjelasan dari call center, mengatakan bahwa tidak benar adanya pihak ojek online tersebut mengadakan kuis atau undian seperti itu. Seketika Sarah baru berpikir bahwa dirinya telah ditipu.

Sarah mencoba bertanya kepada call center tersebut apakah ada ganti rugi terkait permasalahan ini? Namun call center tersebut mengatakan bahwa pihak ojek online tidak dapat melakukan ganti rugi, karena kasus penipuan itu bukan kesalahan dari pihak ojek online, namun ada oknum yang mengatasnamakan perusahaan dan telah menipu Sarah. Hal itu diluar kapasitas pihak ojek online. Merekapun menyarankan Sarah untuk menonaktifkan akunnya untuk sementara waktu agar pihak ojek online coba memperbaiki nomor yang sudah terdaftar dan mengantisipasi agar tidak terkena penipuan kembali.

Hal ini membuktikan bahwa e-wallet belumlah aman sepenuhnya, karena data pelanggan yang masih bocor dan bisa didapatkan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Saat ini ada aplikasi PIE dimana dengan menggunakan aplikasi ini data perorangan dapat dijamin keamanannya dan tidak dapat diakses oleh orang lain kecuali si pembuat akun. PIE, keamanan anda prioritas kami.

e-Wallet, entah apakah yang merasuki-Mu ?!

Program ini merupakan kerjasama dari beberapa perusahaan berbasis blockchain di Indonesia untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap keamanan data dan transaksi finansial secara digital khususnya e-wallet.

Beberapa perusahaan yang terlibat adalah:

Temindo (Teknologi Mandiri Indonesia, PT)

TEMINDO adalah perusahaan yang memberikan solusi otomasi bisnis untuk integrasi dan kolaborasi perusahaan-perusahaan dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.temindo.com

PureHeart

PureHeart adalah inisiatif yang berbasis kegiatan sosial yang berkomitmen kepada tujuan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development goals) dengan teknologi blockchain secara menyeluruh (end-to-end) sehingga taraf hidup masyarakat Indoensia semakin meningkat.
Website: https://pureheart.ledgernow.com

SSC (Sustainable Supply Chain)

SSC (Sustainable Supply Chain) adalah solusi blockchain untuk kolaborasi cepat dan aman bagi perusahaan-perusahaan dalam rantai pasok (supply chain) yang bertujuan untuk mengurangi biaya operasional, meningkatkan pelayanan konsumen dan mempercepat pengiriman barang dan jasa ke konsumen.
Website: https://www.ssc.co.id

YONK

YONK adalah sebuah aplikasi pengelolaan keuangan untuk pemilik UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) sehingga mereka mendapakan laporan keuangan yang real time dengan fitur predicition analysis untuk membantu meningkatkan kredibilitas UMKM kepada perusahaan pembiayaan (Financing Companies) menggunakan teknologi blockchain.
Website: https://www.yonk.io

PIE

PIE (Personal Identification Exchange) adalah solusi KYC (Know Your Customer) berbasis blockchain untuk mencegah terjadinya pencucian uang (Anti Money Laundry / AML) dan pembiayaan terorisme (Terrorism Financing)
Website: https://www.pie.co.id

AELL

AELL adalah solusi untuk membantu pengelolaan data rekam medis secara digital dan terintegrasi antar rumah sakit dan klinik sehingga mempercepat proses pelayanan pasien, mempermudah rujukan dan melindungi data pasien dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.aell.co

BIJAK

BIJAK adalah perusahaan berbasis teknologi untuk membantu perusahan-perusahaan dalam mengimplementasi teknologi blockchain yang optimal dan dapat mempercepat proses bisnis yang terintegrasi yang aman dan terpercaya.
Website: https://www.b-jak.com

VIE

VIE adalah aplikasi manajemen bisnis yang memudahkan pengelolaan bisnis secara terintegrasi berdasarkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 (atau terbaru) dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.vie.co.id

Posted on

Kiat Melindungi Data Digital dan Finansial Anda

Artikel ini merupakan bagian dari program #MelekUang: E-Wallet, entah apa yang merasuki-Mu ?!
Program ini merupakan kerjasama antara beberapa perusahaan berbasis blockchain untuk meningkatkan kesadaran atas perlindungan data pengguna dan transaksi finansial khususnya uang dan dompet digital (e-wallet).
Tulisan-tulisan dalam program #MelekUang, terinsipirasi dari kejadian-kejadian nyata. Walaupun demikian, beberapa tokoh, karakter, kejadian, lokasi dan dialog adalah fiksi dan disusun dengan dramatis agar lebih menarik. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Cukup sudah kejadian-kejadian apes gara-gara musibah di dunia digital. PIE diciptakan agar siapapun dapat terlindungi secara digital.

Generasi Zaman Now harus menginstall PIE pertama kali sebelum aplikasi keuangan lainnya agar sertifikat digital untuk perlindungan data pribadi bisa terbentuk dengan cepat. Dengan demikian, teman-teman kita seperti Bayu dapat mencegah siapapun menggunakan data pribadinya bahkan menggunakan uangnya yang ada di aplikasi e-Wallet manapun.

Aplikasi kedua adalah YONK, yang telah bekerja sama dengan PIE untuk membantu pengguna uang digital dapat melihat transaksinya secara menyeluruh. Dengan fitur Trace Your Fund, maka kita dapat mengetahui ke mana saja uang kita mengalir dan jika terindikasi untuk hal-hal yang negatif maka dapat segera dicegah secepat mungkin.

PIE dan YONK adalah aplikasi yang tersemat di seluler, tentu tidak dapat berbuat apa-apa untuk kartu-kartu identitas seperti KTP, SIM, Passpor. Jangan pernah sekali-kali menitipkan kartu identitas dalam bentuk apapun kepada siapapun agar tidak bernasib seperti Mas Bas. Jagalah keuangan Anda dengan baik sehingga tidak jebol, dengan menggunakan aplikasi YONK dan semoga kita selalu memiliki arus kas Positif.

Tuhan bersama kita.

 

e-Wallet, entah apakah yang merasuki-Mu ?!

Program ini merupakan kerjasama dari beberapa perusahaan berbasis blockchain di Indonesia untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap keamanan data dan transaksi finansial secara digital khususnya e-wallet.

Beberapa perusahaan yang terlibat adalah:

Temindo (Teknologi Mandiri Indonesia, PT)

TEMINDO adalah perusahaan yang memberikan solusi otomasi bisnis untuk integrasi dan kolaborasi perusahaan-perusahaan dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.temindo.com

PureHeart

PureHeart adalah inisiatif yang berbasis kegiatan sosial yang berkomitmen kepada tujuan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development goals) dengan teknologi blockchain secara menyeluruh (end-to-end) sehingga taraf hidup masyarakat Indoensia semakin meningkat.
Website: https://pureheart.ledgernow.com

SSC (Sustainable Supply Chain)

SSC (Sustainable Supply Chain) adalah solusi blockchain untuk kolaborasi cepat dan aman bagi perusahaan-perusahaan dalam rantai pasok (supply chain) yang bertujuan untuk mengurangi biaya operasional, meningkatkan pelayanan konsumen dan mempercepat pengiriman barang dan jasa ke konsumen.
Website: https://www.ssc.co.id

YONK

YONK adalah sebuah aplikasi pengelolaan keuangan untuk pemilik UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) sehingga mereka mendapakan laporan keuangan yang real time dengan fitur predicition analysis untuk membantu meningkatkan kredibilitas UMKM kepada perusahaan pembiayaan (Financing Companies) menggunakan teknologi blockchain.
Website: https://www.yonk.io

PIE

PIE (Personal Identification Exchange) adalah solusi KYC (Know Your Customer) berbasis blockchain untuk mencegah terjadinya pencucian uang (Anti Money Laundry / AML) dan pembiayaan terorisme (Terrorism Financing)
Website: https://www.pie.co.id

AELL

AELL adalah solusi untuk membantu pengelolaan data rekam medis secara digital dan terintegrasi antar rumah sakit dan klinik sehingga mempercepat proses pelayanan pasien, mempermudah rujukan dan melindungi data pasien dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.aell.co

BIJAK

BIJAK adalah perusahaan berbasis teknologi untuk membantu perusahan-perusahaan dalam mengimplementasi teknologi blockchain yang optimal dan dapat mempercepat proses bisnis yang terintegrasi yang aman dan terpercaya.
Website: https://www.b-jak.com

VIE

VIE adalah aplikasi manajemen bisnis yang memudahkan pengelolaan bisnis secara terintegrasi berdasarkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 (atau terbaru) dengan teknologi blockchain.
Website: https://www.vie.co.id